Prana Alam

Banyak sekali istilah prana yang muncul di dunia metafisika dan tenaga dalam. Prana sendiri berasal dari bahasa sansekerta yang berari energi hidup. Namun sayangnya tidak dijelaskan secara rinci atau mendetail, apakah sebenarnya yang dimaksud energi hidup itu.

Karena tidak ada perincian apa itu energi hidup, maka tidak salah jika banyak orang mendefinisikan sendiri apa yang dimaksud prana atau energi hidup. Misalnya saja ada yang memecah prana itu menjadi beberapa unsur, seperti prana bumi, prana udara, prana matahari, prana pohon dan sebagainya. Ada juga yang mengaitkannya dengan kesaktian dan jadilah nama sebuah perguruan. Saya rasa silahkan saja, masing-masing pendapat orang mesti dihormati.

Namun definisi prana alam yang saya istilahkan disini tentu mempunyai kekhususan tersendiri.


Prana alam. Teraturnya tata surya ini karena ada magnet besar yang menjaganya. Magnet itu sampai ke permukaan bumi dan memberi kehidupan bagi makhluk hidup.

Prana alam adalah kekuatan magnet terbesar di jagad raya ini yang menata keteraturan galaksi sehingga semua unsur galaksi dan tata surya bergerak secara normal dan teratur harmonis dalam garis edarnya masing-masing, sehingga tidak saling bertabrakan. Magnet yang menata benda-benda langit itulah yang saya sebut sebagai prana alam.

Prana alam itu sendiri sampai juga ke bumi. Energi ini jadi satu dengan oksigen yang kita hirup sehari-hari. Warna prana alam adalah kuning keemasan. Dan satu hal lagi, prana alam ini ternyata mempunyai daya hisap yang sangat kuat. Energi ini mampu menghisap limbah penyakit dan menariknya ke atas tanpa batas. Prana alam mempunyai arah gelombang getaran, dan arahnya berputar berlawanan arah jarum jam.

Saya sendiri tidak pernah membayangkan sebelumnya, bahwa prana alam itu sedemikian besarnya. Inilah secuil kekuasaan Allah swt. Dulu waktu saya masih sekolah dasar, guru mata pelajaran IPA sudah mengenalkan sistem tata surya kita yang menjadi bagian dari galaksi bima sakti. Ada ratusan atau mungkin ribuan galaksi di jagad raya ini, tetapi yang paling banyak dikenal orang adalah galaksi bima sakti dan galaksi andromeda. Alangkah luasnya alam semesta ini. Alangkah teraturnya planet-planet yang berjalan sesuai orbitnya itu. Sedangkan guru agama mengatakan, seluruh unsur tata surya bisa berjalan harmonis  karena  tunduk pada perintah-Nya.

Bisakah prana alam hilang ? Tentu saja bisa. Kelak, jika alam semesta mendekati kiamat, maka prana alam tersebut akan ditarik oleh penciptanya,yakni Allah swt. Seiring dengan peristiwa itu, seluruh makhluk hidup akan mati sebagaimana malaikat peniup sangkakala menjalankan tugasnya. Karena magnet sudah hilang, alam semesta akan hancur karena benda-benda langit bertabrakan. Bumi akan bertabrakan dengan planet lain, bulan, matahari, dan sebagainya. Sangat ngeri membayangkannya. Namun itu sudah menjadi ketetapan-Nya yang tak bisa dibantah. (*)

Satu pemikiran pada “Prana Alam”

  1. Artikel yang menarik dan ilmiah. Tulisan ini menambah wawasan kita tentang Daya Inti Bumi dan Prana Alam. Semoga kedua jenis energi ini dapat dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat atas izin dan ridho Allah SWT.

    Balas

Tinggalkan komentar